05
Jun
2010
Malangnya si Drum
|
Category: Pesan dalam pesona
|
Buk, doenk, buk, doenk.. Ribut sekali.
Si kecil sibuk dengan mainan barunya. Well, sebenarnya tak baru benar. Lama tersimpan di lemari mertua. Menunggu hingga saatnya tiba. Dan sekaranglah saatnya, pikirku. Lalu mulailah keributan itu. Si kecil memang suka sekali musik. Kalaupun memang bisa disebut musik. Dimulai dari bak buk pertama, diselingi dengan penyangga simbal yang patah, dan diakhir dengan beberapa penyangga drum yang patah.
Haha, ternyata tetap masih belum saatnya. Tapi drum sudah jadi ‘bubur’. Akhirnya ia kembali ke lemari lagi, menunggu saat yang lebih tepat




Komentar Terbaru