19 Nov 2008 Diantara para leaders
 |  Category: Nostalgia  | Tags: ,

Building Leadership Habits Training. Topik seminar yang menarik, terutama untuk seorang peserta yang bahkan belum punya anak buah. Berada di tengah orang-orang ‘besar’ memaksaku sedikit membohongi diri sendiri. Tapi bagaimanapun, menakjubkan melihat betapa latar belakang pendidikan dan tempat kerja bisa mengubah perilaku orang. Para pemimpin bankir terlihat begitu formal dan parlente dibalik jas dan kemeja lengan panjangnya. Para sekretaris begitu bangga dengan artikulasi mereka yang jelas dan terkendali. Hm, walau terkadang isinya kurang terkendali. Para manajer lini pun terdengar begitu lantang dan percaya diri ketika berkisah.Minder? ya mungkin harus kuakui kalau aku minder. Bibir ini terkatup rapat di hari pertama. Aku merasa kerdil walau tubuhku termasuk jangkung di antara tiga puluh orang itu. Aura pemimpin memang berbeda, hatiku berbisik. Puluhan bahkan ratusan orang pernah mereka pimpin. Beda sekali denganku, pikirku lagi. Tapi aneh, makin lama makin kuyakin kalau mereka juga orang biasa.

Hari kedua jauh berbeda. Entah ada apa dengan kepalaku semalam. Jakarta begitu menyebalkan seperti biasanya. Tapi pagi ini terasa cerah. Mungkin karena terbebas dari tugas-tugas kantor, pikirku. Seminar makin asyik. Sejujurnya, isi seminar itu pernah kudengar semua sebelumnya. But, hey. somehow, I enjoy it. Para leaders itu terlihat makin manusiawi dibanding kemarin. Memang benar, perkenalan bisa menyatukan kita. Aku tak malu lagi berkata: saya cuma mewakili bos, pak. Hari itu, satu yang ada dalam ingatanku. Finomena bahwa..

Semua orang adalah leaders..

(sepenggal kisah 30 April 2008)

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses

  1. wakh…. bener nich blog yg ‘nyeni’…sangat membumi, gak muluk2 gak bikin mulek yg baca…congrat ya !…sharing-nya bagus2….(eit..narsis jg gpp kok ;-) )….keep your blog beutiful…salam.

  2. makasih banyak bu inne.. maaf baru respon. Tapi saya sedang berusaha gak melakukan kesalahan umum bloger.. which is.. inconsistency :)

Leave a Reply