06 Jun 2010 Cuci motor
 |  Category: Pesan dalam pesona  | Tags: ,  | Leave a Comment

Motorku, sedihku melihatmu.

Kerjamu tak seberapa. Hanya duapuluh kilometer sehari. Jam terbang yang sangat minim dibandingkan saudara-saudaramu di jalanan Bekasi. Namun, kau tetap sengsara. Duabelas jam lebih menantiku dengan setia. Nyaris setiap hari. Hujan panas menderamu di penitipan yang selalu penuh. Hanya sedikit yang selamat dari terpaan ganasnya cuaca. Kau lusuh dan dekil dibuatnya. Tapi kau tetap setia.

Hari ini kubawa kau kemari sahabatku. Mandilah kau sepuasnya. Nikmati sejuknya tirta dingin bersalju. Biarkan mereka memijatmu, mengelusmu, dan memanjakannya. Esok hari-hari itu kan terulang lagi. Kudoakan cuaca ini kian membaik. Kuharap kau tetap setiap setia mengantar dan menungguku.